{"title":"6 Contoh Surat Perpanjangan Kontrak Kerja dan Cara Membuatnya","content":"\nSelain surat pengunduran diri, surat lain yang sering digunakan dalam ranah kepegawaian adalah surat perpanjangan kontrak kerja. \n\n\n\nSurat ini biasanya digunakan saat seorang pegawai yang sudah habis kontrak ingin memperpanjang masa kerjanya kembali. \n\n\n\nKetentuan pembuatan dokumen ini sebenarnya telah diatur dalam Undang-Undang Ketenagakerjaan atau Omnibus Law Undang-Undang Cipta Kerja. Jadi beberapa hal perlu diperhatikan dalam membuatnya.\n\n\n\nPerlu membuat perpanjangan kontrak? Lihat beberapa contoh surat perpanjangan kontrak kerja dan cara membuatnya berikut ini sebagai referensi.\n\n\n\nApa itu Surat Perpanjangan Kontrak Kerja?\n\n\n\nSurat perpanjangan kontrak kerja adalah dokumen yang dibutuhkan ketika hendak memperpanjang masa kerja dengan suatu alasan atau kepentingan tertentu. Dokumen tersebut diajukan oleh karyawan kepada pihak pemberi kerja.\n\n\n\nIni merupakan dokumen penting dan melibatkan perjanjian. Sehingga perlu ditandatangani oleh pihak yang terlibat, yaitu pihak pekerja dan pemberi kerja.\n\n\n\nPengajuan dokumen untuk memperpanjang kontrak ini dapat menguntungkan pihak karyawan maupun perusahaan. Fungsi surat perpanjangan kontrak kerja, antara lain sebagai berikut.\n\n\n\n\nPengingat bagi perusahaan atau instansi untuk memperpanjang kontrak.\n\n\n\nMenunjukkan bahwa karyawan yang mengajukan menikmati kontrak sebelumnya, sehingga ingin memperpanjangnya.\n\n\n\nDokumen resmi untuk memperpanjang kontrak kerja dan perjanjiannya.\n\n\n\n\nContoh Surat Perpanjangan Kontrak Kerja\n\n\n\nJika Anda saat ini sedang mencari contoh surat perpanjangan kontrak kerja, bisa melihat beberapa referensinya di bawah ini. Lengkap untuk karyawan swasta, kedinasan, hingga honorer.\n\n\n\n1. Contoh surat perpanjangan kontrak kerja karyawan swasta\n\n\n\n\n\n\nSumber: Studocu\n\n\n\nPada contoh surat permohonan perpanjangan kontrak kerja untuk karyawan swasta di atas dapat dijadikan referensi. Dalam surat tersebut terlihat bahwa Anda perlu melampirkan data diri serta jabatan. Ini berguna supaya tim HRD dapat mempertimbangkan bagaimana kinerja Anda sebelumnya.\n\n\n\nSelain itu, tampilkan pula kapan hari pertama memulai serta kapan waktu berakhirnya kontrak tersebut. Tuliskan pula nomor surat perjanjian kerja yang sebelumnya Anda terima jika diperlukan.\n\n\n\n2. Contoh surat perpanjangan kontrak kerja pegawai dinas\n\n\n\n\n\n\nSumber: Scribd\n\n\n\nIni merupakan contoh untuk pegawai dinas yang dapat dijadikan referensi. Pegawai dinas termasuk yang bekerja di lingkungan kesehatan, pendidikan, pariwisata, dan lainnya.&nbsp;\n\n\n\nSesuai judulnya, surat tersebut ditujukan kepada Kepala Dinas tempat bekerja. Sama seperti sebelumnya, Anda perlu menuliskan data diri termasuk jabatan.\n\n\n\nJangan lupa melampirkan beberapa berkas yang dibutuhkan, seperti surat pernyataan, BPJS Kesehatan dan Ketenagakerjaan, ijazah, KTP, dan sebagainya. Berkas tersebut nantinya dapat digunakan sebagai bahan pertimangan apakah kontrak dilanjut atau tidak.\n\n\n\n3. Contoh surat perpanjangan kontrak kerja pegawai honorer\n\n\n\n\n\n\nSumber: Scribd\n\n\n\nSelain pegawai dinas, tenaga honorer jika ingin memperpanjang kontrak perlu membuat surat permohonan. Dokumen tersebut ditujukan ke petinggi tempat Anda mengabdi sebagai tenaga honorer.\n\n\n\nLampirkan berkas-berkas pendukung agar dapat dijadikan pertimbangan. Contohnya KTP, ijazah terakhir, daftar riwayat hidup (curriculum vitae), sertifikat profesi, dan lain-lain sesuai ketentuan.\n\n\n\n4. Contoh surat perpanjangan kontrak kerja tenaga pendidik atau guru\n\n\n\n\n\n\n\nSumber: Scribd\n\n\n\nAdapun contoh lainnya, yaitu untuk para tenaga pendidik atau guru yang ingin melanjutkan kontraknya. Sedikit berbeda karena perlu mencantumkan NRG (Nomor Registrasi Guru).\n\n\n\nJelaskan pula di sekolah mana tempat Anda mengabdikan diri sebagai tenaga pendidik. Setelah itu, lampirkan berkas-berkas pendukung, termasuk Surat Keputusan Pengangkatan dari Kepala Dinas Pendidikan terkait.\n\n\n\n5. Contoh surat perpanjangan kontrak kerja dokter atau tenaga kesehatan lainnya\n\n\n\n\n\n\n\nSumber: Slide Share\n\n\n\nContoh di atas untuk dokter (ataupun tenaga kesehatan lainnya). Hampir sama seperti guru, jika ingin memperpanjang kontrak sebagai tenaga kesehatan perlu melampirkan surat\/sertifikat terkait profesi yang ditekuni, seperti STR (Surat Tanda Registrasi), SIP (Surat Izin Praktik), dan lainnya.\n\n\n\n6. Contoh surat perpanjangan kontrak kerja dengan kop resmi\n\n\n\n\n\n\n\nSumber: Scribd\n\n\n\nContoh ini diambil dari Dinas Kesehatan Brebes, tepatnya di Puskesmas Siwuluh Kecamatan Bulakamba. Dalam dokumen tersebut, terlihat bahwa dokumen perpanjangan kontrak pekerja dapat menggunakan kop resmi. Isinya tidak jauh berbeda dengan lainnya, perbedaannya hanya terletak pada kop.&nbsp;\n\n\n\nAturan Hukum Perpanjangan Kontrak Kerja\n\n\n\nSebenarnya, surat perpanjangan kontrak bagi pekerja sudah dibuat aturan hukumnya dalam Undang-Undang Cipta Kerja pada Pasal 59 Ayat 4. Dalam Undang-Undang tersebut dikatakan bahwa ketentuan lebih lanjut perpanjangan kontrak diatur dalam Peraturan Pemerintah.\n\n\n\nTepatnya pada Peraturan Pemerintah Nomor 35 Tahun 2021. Intinya, pada PKWT (Perjanjian Kerja Waktu Tertentu) dapat dilakukan sampai maksimal 2 tahun, setelah itu tidak dapat diperpanjang lagi. Maka ketika masanya habis, status karyawan tersebut berubah menjadi karyawan tetap.\n\n\n\nDalam Pasal 59 Undang-Undang Cipta Kerja pun tertulis pula ketentuan pengajuan surat permohonan memperpanjang kontrak kerja, yakni diajukan paling lambat satu minggu sebelum berakhir. Masa PKWT maksimal dua tahun dan hanya dapat diajukan satu kali perpanjangan PKWT dengan waktu maksimal satu tahun.\n\n\n\nCara Membuat Surat Perpanjangan Kontrak Kerja\n\n\n\nSecara garis besar, begini cara membuat surat perpanjangan kontrak yang baik dan benar. Gunakan bahasa formal karena ini merupakan dokumen resmi. \n\n\n\n1. Buat judul surat\n\n\n\nPertama-tama buatlah judul surat terlebih dahulu. Tidak harus menggunakan kop resmi, Anda bisa langsung menuliskan judul surat tersebut, yaitu \u201cSurat Permohonan Perpanjangan Kontrak Kerja\u201d (tanpa tanda petik).\n\n\n\nTulisan disarankan dalam bentuk cetak tebal (bold) sebagai bentuk penegasan. Sebaiknya ditulis dalam huruf kapital di tengah-tengah (centered).\n\n\n\n2. Tuliskan perihal dan tujuan penerima\n\n\n\nSelanjutnya, tuliskan maksud Anda memberikan surat permohonan tersebut, yaitu \u201cPerihal: Perpanjangan kontrak\u201d. Jangan lupa mencantumkan berapa jumlah berkas yang dilampirkan pada dokumen tersebut, misalnya 1 lembar, 3 lembar, dan sebagainya.\n\n\n\nTambahkan tujuan penerima. Nama penerima hendaknya dijelaskan dalam jabatan, lanjutkan dengan menuliskan nama perusahaan dan alamatnya. Contohnya Yth. Manager Operasional (enter) PT ABCD Tbk. (enter) Jakarta.\n\n\n\n3. Cantumkan data diri&nbsp;\n\n\n\nSetelah menuliskan perihal dan tujuan penerima, cantumkanlah data diri. Awali dengan kata \u201cDengan hormat, saya yang bertanda tangan di bawah ini\u2026\u201d kemudian lanjutkan mencantumkan data diri Anda.\n\n\n\nData diri yang perlu dicantumkan dalam surat permohonan untuk memperpanjang kontrak pekerja, antara lain nama lengkap, tempat dan tanggal lahir, alamat, pendidikan terakhir, jabatan saat ini, surat\/sertifikat keterangan profesi (khusus jabatan tertentu), dan lainnya tergantung perusahaan atau tempat bekerja.\n\n\n\n4. Tuliskan waktu berakhirnya masa kerja\n\n\n\nHal yang tak kalah penting dalam pembuatan surat permohonan ini, jangan lupa menuliskan waktu habisnya masa kerja. Anda bisa menggunakan kalimat seperti, \u201cMelalui surat ini, saya bermaksud untuk mengajukan perpanjangan kontrak, yang akan berakhir pada (tanggal) (bulan) (tahun) berdasarkan perjanjian kontrak pada surat nomor (nomor surat).\u201d\n\n\n\n5. Lampirkan berkas yang dibutuhkan\n\n\n\nBeberapa perusahaan mungkin membutuhkan lampiran berkas jika ada karyawan yang ingin memperpanjang kontraknya. Biasanya berkas yang perlu dilampirkan, antara lain KTP, daftar riwayat hidup (CV), ijazah terakhir, surat\/sertifikat keterangan profesi, dan sebagainya.&nbsp;\n\n\n\n6. Penutup\n\n\n\nTuliskan kalimat penutup dengan bahasa formal yang sopan karena termasuk dokumen resmi. Tuliskan kalimat penutup secara singkat atau maksimal cukup dua baris saja, seperti \u201cDemikian permohonan ini saya ajukan. Atas perhatian dari Bapak\/Ibu saya mengucapkan terimakasih\u201d.\n\n\n\n7. Tambahkan tanda tangan dan nama terang\n\n\n\nHal paling penting ketika Anda mengajukan permohonan untuk memperpanjang kontrak kerja, yaitu tanda tangan dan nama terang karena ini termasuk surat resmi. Fungsi tanda tangan adalah untuk menunjukkan identitas diri sekaligus menunjukkan keabsahan suatu dokumen.\n\n\n\nJika dokumennya dalam bentuk digital, Anda dapat menggunakan layanan tanda tangan digital dari Privy untuk menandatangani kontrak kerja. Tujuannya supaya tim HR lebih mudah dalam menjangkau kandidat yang berada di luar daerah, seperti freelancer maupun karyawan yang bekerja secara WFH (work from home).\n\n\n\nCara membuat surat permohonan perpanjangan kontrak kerja dan contohnya di atas semoga dapat dipahami. Gunakan beberapa contoh di atas sebagai referensi, jadi bisa ditambahkan atau dikurangi kata-katanya sesuai kebutuhan.\n","link":"https:\/\/stg-web.privy.id\/blog\/contoh-surat-perpanjangan-kontrak-kerja\/","banner":"https:\/\/stg-blog.privy.id\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/CONTOH-SURAT-PERPANJANGAN-KONTRAK-KERJA.jpg","date":"2023-08-04"}